Selang oksigen las merupakan salah satu komponen vital dalam sistem pengelasan yang berfungsi menyalurkan gas oksigen dari regulator menuju torch las secara aman dan stabil. Pemilihan jenis selang yang tepat, material yang sesuai, serta pemahaman fungsinya sangat berpengaruh terhadap kinerja pengelasan dan keselamatan kerja. Artikel ini akan membahas secara teknis jenis-jenis selang oksigen las, material pembuatannya, serta perannya dalam sistem pengelasan industri.
Dalam sistem pengelasan, selang oksigen berfungsi sebagai media penghantar gas oksigen bertekanan dari regulator menuju torch. Selang ini harus mampu menahan tekanan kerja, menjaga aliran gas tetap stabil, serta mencegah kebocoran yang dapat membahayakan operator dan lingkungan kerja.
Berdasarkan aplikasinya, selang oksigen las tersedia dalam beberapa jenis yang dibedakan menurut ukuran diameter, panjang, dan kapasitas tekanan. Selang dengan spesifikasi berbeda digunakan sesuai kebutuhan pekerjaan, mulai dari pekerjaan las ringan hingga aplikasi industri berat yang memerlukan suplai oksigen lebih besar dan kontinu.
Dari sisi material, selang oksigen las umumnya dibuat dari karet sintetis berkualitas tinggi atau material elastomer khusus yang tahan terhadap tekanan, panas, dan paparan lingkungan kerja. Material ini dirancang agar tidak mudah retak, getas, atau bocor meskipun digunakan dalam jangka waktu lama.
Selang oksigen juga biasanya dilengkapi dengan lapisan penguat di bagian dalam untuk meningkatkan ketahanan terhadap tekanan dan mencegah deformasi. Warna selang oksigen umumnya dibedakan secara standar dari selang gas bahan bakar untuk memudahkan identifikasi dan mencegah kesalahan pemasangan.
Fungsi selang oksigen las tidak hanya sebatas menyalurkan gas, tetapi juga menjaga keselamatan sistem pengelasan secara keseluruhan. Selang yang sesuai standar membantu memastikan aliran oksigen tetap terkendali, mengurangi risiko kebocoran, dan mendukung kualitas nyala api yang stabil selama proses pengelasan.
Dalam sistem pengelasan yang menggunakan suplai oksigen bertekanan, kualitas gas yang mengalir melalui selang sangat menentukan kinerja dan umur pakai peralatan. Ady Water menyediakan molecular sieve tipe 3A, 4A, 5A, dan 13X yang umum digunakan pada unit pemisahan udara dan oxygen generator industri. Molecular sieve Ady Water memiliki daya serap tinggi, selektif terhadap molekul tertentu, berbentuk bead kecil yang seragam, dikemas dalam drum besi kedap udara, tersedia dalam kondisi ready stock, serta dilengkapi dokumentasi lengkap seperti COA dan MSDS.
Keunggulan teknikal utama molecular sieve Ady Water adalah kemampuannya menjaga kadar uap air dalam gas oksigen tetap rendah dan stabil. Oksigen yang kering membantu mencegah terjadinya kondensasi di dalam selang, yang dapat menyebabkan penurunan fleksibilitas material, percepatan penuaan selang, hingga risiko kebocoran. Dengan suplai gas yang lebih kering, performa selang oksigen dan komponen sistem pengelasan dapat terjaga lebih lama.
Dalam sebuah studi kasus hipotetikal, sebuah bengkel las industri sering mengalami kerusakan selang oksigen berupa retak dini dan aliran gas yang tidak stabil. Setelah ditelusuri, penyebab utamanya adalah kandungan uap air yang tinggi dalam suplai oksigen. Dengan menerapkan sistem pengeringan gas menggunakan molecular sieve dari Ady Water sesuai tipe aplikasinya, kadar kelembapan berhasil ditekan. Hasilnya, umur pakai selang meningkat, aliran oksigen menjadi lebih stabil, dan risiko gangguan keselamatan selama pengelasan dapat diminimalkan.
Pemilihan selang oksigen las yang tepat, didukung oleh kualitas suplai gas yang baik, merupakan faktor penting dalam menjaga keselamatan dan efisiensi proses pengelasan. Untuk mendukung sistem pengeringan dan pemurnian gas oksigen industri Anda, Ady Water siap menyediakan molecular sieve berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan teknis berbagai aplikasi industri.
Untuk konsultasi produk dan dukungan teknis lebih lanjut, silakan hubungi:
Email: adywater@gmail.com
Telepon: 022-7238019



Post a Comment for "Selang Oksigen Las: Jenis, Material, dan Fungsinya dalam Sistem Pengelasan"