Oksigen banyak digunakan baik dalam aplikasi industri seperti pengelasan maupun dalam bidang kesehatan untuk kebutuhan medis. Meskipun secara kimia merupakan gas yang sama, perbedaan oksigen las dan oksigen medis secara teknis dan fungsional sering kali menimbulkan kebingungan. Artikel ini akan membahas perbedaan tersebut dari sudut pandang teknis, standar penggunaan, serta fungsi masing-masing agar tidak terjadi kesalahan aplikasi yang berisiko.
Secara teknis, oksigen las dan oksigen medis sama-sama terdiri dari molekul O2, namun perbedaannya terletak pada spesifikasi mutu dan pengendalian kualitas. Oksigen medis diproduksi dengan kontrol yang lebih ketat karena digunakan untuk pernapasan manusia, sedangkan oksigen las ditujukan untuk mendukung proses pembakaran pada suhu tinggi.
Oksigen medis harus memenuhi persyaratan kemurnian dan kebersihan yang tinggi. Proses produksinya dirancang untuk meminimalkan kontaminasi seperti uap air, partikel, maupun senyawa lain yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, sistem pemurnian, penyimpanan, dan distribusi oksigen medis dilakukan dengan prosedur yang lebih terstandarisasi.
Berbeda dengan itu, oksigen las difungsikan untuk meningkatkan efisiensi proses pengelasan dan pemotongan logam. Fokus utamanya adalah kestabilan aliran dan kemampuan mendukung pembakaran. Meskipun tetap memerlukan kemurnian tertentu agar proses las optimal, standar higienisnya tidak setinggi oksigen medis.
Secara fungsional, perbedaan ini sangat penting karena menyangkut aspek keselamatan. Penggunaan oksigen las untuk keperluan medis sangat tidak dianjurkan karena potensi adanya impuritas yang masih dapat diterima dalam aplikasi industri, namun berbahaya jika terhirup oleh manusia.
Dalam kedua aplikasi tersebut, faktor kelembapan gas menjadi isu teknis yang sering dihadapi. Kandungan uap air yang berlebih dapat memengaruhi kualitas oksigen, menurunkan performa peralatan, serta meningkatkan risiko korosi. Oleh sebab itu, sistem pengeringan gas yang efektif menjadi kebutuhan penting dalam industri gas.
Untuk mendukung kebutuhan teknis pengeringan dan pemurnian gas, Ady Water menyediakan molecular sieve berkualitas tinggi yang telah banyak digunakan pada sistem pemrosesan oksigen, udara, dan gas industri lainnya. Tersedia tipe 3A, 4A, 5A, dan 13X yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi, baik untuk industri pengelasan, pabrik gas, maupun sistem yang menuntut kualitas gas lebih terkontrol. Produk dikemas dalam drum besi kedap udara, ready stock, serta dilengkapi COA dan MSDS.
Keunggulan teknikal utama molecular sieve Ady Water terletak pada kemampuannya menyerap uap air secara efektif dan selektif. Dengan struktur pori yang konsisten dan bentuk bead kecil, media ini mampu menjaga kadar kelembapan gas tetap rendah dalam jangka waktu operasional yang stabil. Hal ini berperan penting dalam menjaga kualitas oksigen dan melindungi peralatan dari korosi atau penurunan performa.
Dalam sebuah skenario hipotetikal, sebuah bengkel industri dan fasilitas medis kecil menggunakan pasokan oksigen dari sistem yang sama, namun mengalami masalah akibat kelembapan gas yang tinggi. Setelah dilakukan evaluasi, media pengering diganti dengan molecular sieve dari Ady Water yang sesuai spesifikasi. Hasilnya, kualitas oksigen menjadi lebih stabil, risiko kerusakan peralatan berkurang, dan sistem dapat memenuhi kebutuhan fungsional masing-masing aplikasi dengan lebih aman.
Untuk memastikan perbedaan fungsi oksigen las dan oksigen medis dapat terpenuhi secara teknis dan aman, pemilihan sistem pemurnian gas yang tepat menjadi faktor penting. Ady Water siap membantu kebutuhan industri Anda dengan menyediakan molecular sieve berkualitas, dukungan teknis profesional, serta pasokan yang andal untuk berbagai skala aplikasi.
Silakan hubungi Ady Water untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pemilihan molecular sieve yang sesuai dengan sistem pengeringan oksigen Anda:
Email: adywater@gmail.com
Telepon: 022-7238019



Post a Comment for "Perbedaan Oksigen Las dan Medis Secara Teknis dan Fungsional"